Sunday, 12 March 2017


TUGAS KELOMPOK

PERAMBATAN CAHAYA









TEGUH1234.png





















                                     



       Nama Kelompok :

v  Komang Arhya Duta M.

v  Kadek Tegar Wiguna Putra

v  I gusti  Agung Yudhi Pranata

v  Ketut Teguh Widia Dhita G.

v  I Gusti Ngurah Angga Trisna M.




Judul: Perambatan Cahaya

Tujuan : Siswa dapat mengetahui perambatan cahaya pada percobaan ini 



Perencanaana :



Ø  Alat dan bahan :

1.      Kertas Karton

2.      Lilin

3.      Pengaris

4.      Pensil

5.      Korek

6.      Paku

7.   gunting



IMG20170312161424.jpg





Ø  Cara Kerja :

1.      Pastikan melakukan percobaan ini di tempat yang gelap.  

2.      Potonglah kertas karton menjadi ukuran  kertas A4.

3.      Lubangi kertas karton pada bagian tengahnya mengunakan paku.

4.      Susunlah set percobaan. Mintalah temanmu untuk memegang kertas.

5.      Nyalakan lilin. Amti bayangan yang terbentuk.





IMG20170312161349 (2).jpg

Pertanyaan :

1.      Bagimana arah cahaya pada lampu lilin ?

Jawab : Arah rambatan cahaya pada lilin adalah lerus mengikuti bentuk lubang.

2.      Dapatkah kamu melihat arah rambatannya ?

 Jawab : Dapat, karena arah rabatan cahaya tersebut merambat lurus pada lubang.

3.      Apa yang terjadi jika kedua lubang pada kertas tidak diletakan dalam satu garis lurus?                         Jawab : Yang terjadi bila kedua lubang pada kertas tidak diletakan dalam satu garis adalah cahaya tersebut tidak akan merambat lurus tetapi cahapa tersebut akan berhenti di permukaan kertas karton.



Kesimpulan
Dari hasil percobaan  dapat disimpulkan bahwa cahaya memiliki sifat yaitu cahaya dapat merambat lurus, itu dapat dilihat dari cahaya pada lilin masuk melalui lubang yang berada di tengah kertas karton menuju ke kertas karton lain tetapi cahaya tersebut menyerupai bentuk lubang. Hal itu membuktikan bahwa cahaya merambat lurus    

Thursday, 12 January 2017

Cara Cepat Menyelesaikan Persamaan Linear Dua Variabel

Cara Menyelesaikan Sistem Persamaan Dua Variabel Dengan Cepat


banyak orang berkata bahwa matematika itu susah, bikin pusing, dan setiap ujian mendapatkan nilai yang kecil. ternyata matematika itu tidak susah jika kita mau mengikutinya jangan malah menjauhinya. nah kali ini saya akan memberi kalian semua penjelasan mengenai peramaan dua variable. system persamaan dua variable atau sering kita sebut (SPLDV), sering kali digunakan untuk pemasalahan di sekitar kita sebelum kita mempelajari SPLDV sebaiknya kita harus mengenal Persamaan dua variable.
perhatikan contoh berikut:
1. y = x +5
2. a + 5b =10
3. 5m - 2n =7

cara menyelesaikan sistempersamaan dua variable (SPLDV) ternyata sangatlah mudah jika kalian melihat blog ini. Cara menyelesaikan system persamaan dua variable adalah pasangan bilangan (x,y) yang memenuhi kedua persamaan tersebut, ada beberapa  metode yang dapat digunakan untuk menyelessaikan system persamaan linear dua variable ,yaitu :metode substitusi , metide eliminasi , metode grafik , dan metode campuran

Nah kali ini kita akan membahas tentang metode yg  paling gampang yaitu denan menggunakan metode eliminasi. metode eliminasi adalah  menghilangkan salah satu variabel dari system persamaan dua variable (SPLDV). untuk menentukan penggnnti x maka dieliminasikan / dihilangkan
variable y terlebih dahulu dan sebaliknya jika ingin menentukan y maka kita harus menghilangkan variable x.( jika variabelnya x , y). langsung saja kalian melihat contoh soal di bawah ini agar kalian tidak pusing mendengar penjelasan barusan.

contoh soal :

Ada dua buah persamaan, yaitu 2x + y = 8 dan x – y = 10 dengan x, y R. Tentukanlah himpunan penyelesaian sistem persamaan tersebut dengan metode eliminasi!

Penyelesaian:
Dari kedua persamaan tersebut, kalian bisa melihat koefisien yang sama dimiliki oleh variabel y. Maka dari itu, variabel y inilah yang bisa kita hilangkan dengan cara dijumlahkan. Dengan demikian nilai x bisa ditentukan dengan cara berikut ini:

2x + y = 8
  x – y = 10 +
      3x = 18
        X = 6

2x + y = 8 | x 1 | 2x + y = 8
x – y = 10 | x 2 | 2x – 2y = 20
                                  3y = -12
                                   y = -4

Maka, himpunan penyelesaian dari sistem persamaan di atas adalah {(6, 4)}.

contoh soal 2 :

Metode eliminasi juga dapat dipadukan dengan metode substitusi dalam menyelesaikan suatu permasalahan SPLDV. Perhatikan contoh berikut.
Selisih umur seorang ayah dan anak perempuannya adalah 26 tahun, sedangkan lima tahun yang lalu jumlah umur keduanya 34 tahun. Hitunglah umur ayah dan anak perempuannya dua tahun yang akan datang.
Misalkan umur ayah dan anak perempuannya secara berturut-turut adalah m dan n, maka permasalahan di atas dapat dimodelkan sebagai berikut.
Persamaan 1 dan 2
Grafik dari persamaan-persamaan mn = 26 dan m + n = 44 dapat digambarkan seperti berikut.

Pertama, kita akan mengeliminasi variabel n untuk mendapatkan nilai dari m dengan menjumlahkan persamaan 1 dengan persamaan 2.


Eliminasi n

Selanjutnya kita substitusikan m = 35 ke salah satu persamaan, misalkan ke persamaan 1. Sehingga diperoleh,


Menentukan n


Jadi, umur ayah dan anak perempuannya saat ini secara berturut-turut adalah 35 tahun dan 9 tahun.

sekian dulu tulisan dari saya jika masih belum mengerti atau ada kesalahan kami mohon maaf. Semoga sedikit penjelasan tadi bisa bermanfaat untuk semua yang membaca. dan kalian menjadi bersemangat untuk belajar. sekian dari saya.

"terima kasih sudah berkunjung"